PASURUAN — Ratusan warga dari Kecamatan Pandaan dan wilayah sekitarnya memadati kawasan Persimpangan Patung Sapi, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, pada Minggu (12/7/2026). Kehadiran masyarakat tersebut dalam rangka mengikuti kegiatan doa bersama, tabur bunga, dan selamatan Jenang Sengkala sebagai bentuk kepedulian atas peristiwa kecelakaan lalu lintas yang sebelumnya terjadi di kawasan tersebut.
Kegiatan yang diinisiasi Forum Pamong Kebudayaan (FPK) Jawa Timur itu berlangsung dengan tertib dan diikuti berbagai elemen masyarakat. Selain sebagai bentuk penghormatan kepada para korban, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mendoakan keselamatan bagi seluruh pengguna jalan.
Menurut informasi yang dihimpun, tradisi Jenang Sengkala dalam budaya Jawa dimaknai sebagai simbol doa dan harapan agar masyarakat senantiasa diberikan keselamatan serta dijauhkan dari berbagai musibah. Pelaksanaan kegiatan tersebut dipahami sebagai bagian dari tradisi budaya yang hidup di tengah masyarakat dan tidak mengurangi keyakinan masing-masing individu.
Sejumlah warga yang hadir berharap peristiwa kecelakaan yang merenggut korban jiwa beberapa waktu lalu menjadi pengingat pentingnya meningkatkan keselamatan berlalu lintas serta kehati-hatian saat berkendara.
Selain doa bersama, peserta juga melakukan tabur bunga di sekitar lokasi sebagai ungkapan belasungkawa dan penghormatan kepada para korban.
Hingga kegiatan berakhir, suasana berlangsung khidmat, tertib, dan mendapat pengamanan dari pihak terkait sehingga seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan lancar.
📝 Catatan Redaksi:
Pemberitaan ini mengangkat kegiatan sosial dan budaya yang berlangsung di tengah masyarakat. Penyebutan tradisi Jenang Sengkala dimaksudkan sebagai informasi mengenai praktik budaya yang berkembang di masyarakat, bukan sebagai pembenaran ataupun penilaian terhadap suatu keyakinan tertentu. Redaksi menghormati keberagaman pandangan serta mengedepankan prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.
Posting Komentar